Centrion-Institute

Selamat datang Guest

Berita

Olimpiade Sains Provinsi 2010 12.142 Siswa SMA Ind

Ditulis oleh admin

2010-06-21


Dalam meraih prestasi akademik melalui pendidikan bermutu, perlu dikembangkan kecerdasan komprehensif dan bermakna yang meliputi olah hati (cerdas spiritual), olah pikir (cerdas intelektual), olah rasa (cerdas emosional dan sosial), dan olah raga (cerdas kinestetis). Olah pikir dilakukan untuk mengembangkan kompetensi dan kemandirian ilmu pengetahuan serta teknologi. Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, Direktorat Pembinaan Sekolah Menegah Atas menyelenggarakan olimpiade sains berjenjang sebagai ajang kompetisi bergengsi bagi siswa-siswi Indonesia, mulai di tingkat sekolah, kabupaten/kota, provinsi, nasional, hingga internasional. Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Atas, Dr. Sungkowo M mengatakan bahwa Olimpiade Sains Nasional diselenggarakan dalam rangka memilih siswa-siswi terbaik di tingkat nasional untuk dipersiapkan mengikuti olimpiade sains internasional 2011. Tujuan kegiatan olimpiade sains secara berjenjang ini adalah untuk menjaring siswa-siswi unggul di bidang sains, memotivasi siswa agar lebih gemar belajar sains dan memacu peningkatan mutu pendidikan, khususnya sains. “Di tengah persaingan global yang membutuhkan banyak scientist muda, OSN adalah ajang yang tepat untuk menelurkan bibit-bibit baru di bidang IPTEK. Ada tiga alasan diadakannya OSN. Yang pertama adalah perbaikan mutu, terutama pada para lulusan SMA nanti. Kedua, meningkatkan kompetisi yang sehat antar siswa, antar sekolah, antar kabupaten, dan antar provinsi. Yang ketiga merupakan ajang seleksi tingkat internasional. Maka itu kita sangat mengharapkan pada OSN kali ini bisa menemukan calon-calon yang nantinya dapat mewakili Indonesia dalam berbagai bidang.” Ujar Dr. Sungkowo. Koordinator OSN SMA, Suharlan, mengatakan, jumlah keseluruhan peserta pada OSN kali yakni sebanyak 12.142 orang. Mereka adalah siswa-siswi terbaik yang berhasil lolos seleksi di tingkat kabupaten/kota yang akan unjuk prestasi dalam olimpiade sains di tingkat provinsi. Pelaksanaan seleksi Olimpiade Sains Provinsi 2010 akan serentak diselenggarakan pada tanggal 1 s.d 3 Juni 2010 di 33 provinsi. Seleksi olimpiade provinsi akan memperlombakan delapan bidang studi, yaitu matematika, fisika, kimia, biologi, komputer, astronomi, ekonomi, dan kebumian (geo sains). Lebih lanjut Suharlan menjelaskan, peserta yang sukses berkompetisi di tingkat provinsi akan berlaga dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2010 yang akan diselenggarakan di Medan, Sumatera Utara pada Agustus mendatang. Mereka yang meraih medali pada OSN 2010 akan memperebutkan posisi terbaik untuk berkompetisi di ajang internasional melalui seleksi nasional dalam pembinaan secara bertahap. Sebanyak 30 peserta terbaik di tingkat nasional akan diseleksi menjadi 10-15 peserta untuk melaju pada seleksi tahap kedua. ”Pada tahapan ini, akan dipilih siswa-siswi terbaik yang akan mewakili Indonesia pada ajang olimpiade sains internasional 2011. Namun sebelumnya, para siswa akan mengikuti pembinaan khusus yang dibina langsung oleh dosen-dosen dari universitas negeri favorit di Indonesia. Materi pembinaan yang diberikan sesuai dengan standar materi dalam olimpiade internasional,” jelas Suharlan. Olimpiade Sains Internasional 2010 akan diselenggarakan di delapan negara, yaitu di Kazakhstan (International Mathematics Olympiad), Kroasia (International Physics Olympiad), Jepang (International Chemistry Olympiad), Korea (International Biology Olympiad), Kanada (International Olympiad in Informatics), China (International Olympiad on Astronomy and Astrophysics), dan Indonesia (International Earth Science Olympiad). Indonesia akan menjadi tuan rumah IESO 2010 yang akan diselenggarakan di Yogyayakarta, 19 – 28 September.

 

Pelatihan Tim Guru SMAN 8 Jakarta

Ditulis oleh Admin

2010-02-18


Tanggal 13 Februari 2010, Centrion Institute telah diminta untuk menjadi pemateri dalam pelatihan tim guru SMAN 8 Jakarta. Peserta pelatihan ini adalah 30 guru SMAN 8 Jakarta untuk enam mata pelajaran, yaitu: matematika, fisika, kimia, biologi astronomi, dan komputer. Pelatihan ini bertujuan untuk membuat materi olimpiade sains nasional sebagai materi pengayaan untuk pelajaran di SMAN 8 Jakarta, dengan tujuan akhir adalah menghasilkan para peraih medali emas dari SMAN 8 Jakarta.

 

Pelatihan OSP Kota Depok

Ditulis oleh Admin

2010-02-18


Sejak tahun 2008, Centrion Institute dipercaya oleh diknas kotamadya Depok untuk melatih siswa-siswa terbaik kota Depok yang telah lolos dari Olimpiade Sains Kotamadya (OSK. Centrion melatih siswa-siswa dari 3 sekolah terbaik, yaitu : 1. SMAN 1 Depok 2. SMA Pribadi Depok 3. SMAIT Nurul Fikri Depok Alhamdulillah selama pelatihan 2 hari di kotamadya depok, Centrion Institute berhasil mencetak 6 peraih medali untuk 5 bidang studi yang diajarkan, yaitu matematika, fisika, kimia, biologi, dan astronomi.

 

Peningkatan Prestasi 300% SMAN 8 Jakarta

Ditulis oleh Admin

2010-02-18


Alhamdulillahi robbil 'alamin Centrion Institute telah berhasil mencetak peraih medali dari SMAN 8 Jakarta sebanyak 10 medali dengan alokasi waktu pelatihan 10 hari. Centrion Institute berhasil meningkatkan prestasi SMAN 8 Jakarta yang sebelumnya rata-rata hanya memperoleh 2-3 medali setiap tahunnya.

 

International Mathematics Olympiad (IMO)

Ditulis oleh Admin

2010-02-18


03 January 2006 International Mathematics Olympiad (IMO) adalah suatu kompetisi Matematika Internasional yang menjadi wadah bagi para remaja khususnya siswa SMA yang berusia 13 tahun sampai 19 tahun diseluruh dunia yang berbakat dalam bidang Matematika. Setiap negara mengirim 6 (enam) peserta, 1 leader tim, 1 observer leader, dan 1 deputy leader. Indonesia pertama kali mengikuti IMO tahun 1998 yang diselenggarakan di Australia, dan sejak saat itu Indonesia tercatat sebagai salah satu anggota IMO. IMO dilaksanakan setiap tahun, tempat pelaksanaannya diserahkan pada anggota yang terpilih. Indonesia sebagai anggota merencanakan akan terus mengikutsertakan para utusannya setiap tahun. Tujuan Menumbuhkembangkan suasana kompetitif yang sehat dikalangan siswa SMA, antar sekolah, antar kabupaten/kota, antar provinsi, tingkat nasional maupun internasional; Meningkatkan wawasan pengetahuan, kemampuan,kretifitas, serta menanamkan sikap disiplin ilmiah serta kerja keras para remaja untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi; ? Proses Seleksi Seleksi peserta dilakukan melalui mekanisme seleksi dari sekolah, kabupaten/kota, propinsi, dan nasional (Olimpiade Sains Nasional). Dari hasil OSN dipilih sekitar 34 siswa terbaik di bidang Matematika yang akan dibina untuk mengikuti olimpiade tahun berikutnya. Pembinaan Pembinaan tahun 2004 ini dilakukan pada siswa hasil seleksi OSN tahun 2003 sebanyak 34 siswa. Pelaksanaan Pembinaan Peserta Internasional Mathematic Olympiad (IMO) di P3G IPA Bandung . Peserta Pembinaan Peserta pembinaan tahap pertama sebanyak 34 orang yang dibina . Dari hasil pembinaan siswa diseleksi lagi menjadi 14 orang akan mengikuti pembinaan tahap berikutnya . Dari hasil pembinaan tahap kedua ini dipilih 6 peserta terbaik yang siap mewakili tim Indonesia dalam ajang kompetisi International Mathematic Olympiad di Athena Yunani tanggal 6 s.d. 18 Juli 2004. Pembinaan untuk IMO Tahun 2005 di Taiwan Pembinaan Tahap Pertama Hasil OSN Pembinaan tahap pertama hasil OSN adalah membina siswa-siswa yang berprestasi pada Ajang Kompetisi Tingkat Nasional di Pekanbaru, Riau sebanyak 33 peserta . Hasil pembinaan siswa kemudian diseleksi lagi menjadi 17 siswa untuk mengikuti pembinaan tahap kedua . Pada pembinaan ini siswa-siswa dipersiapkan untuk mengikuti olympiade tingkat Asean (APMO) yang dilaksanakan di Penang Malaysia pada bulan April- Mei 2004, yang akan diwakili 10 (sepuluh) peserta. Disamping itu mempersiapkan siswa yang akan mengikuti ajang kompetisi tingkat Internasional Mathematic Olympiad 2005 tanggal 1?12 Juli 2005 Mexico . Prestasi Tim Olimpiade Matematika di Athena Yunani tanggal 6 s.d. 18 Juli 2004. Dengan telah dibinanya siswa-siswa secara intensif mulai dari tahap pertama hingga ke pembinaan khusus, pada akhirnya Tim Olimpiade Matematika mempersembahkan 1 Perunggu dan 3 honorable mention.

 

International Physics Olympiad (IPhO)

Ditulis oleh admin

2010-02-18


International Physics Olympiad (IPhO) adalah suatu kompetisi Fisika internasional untuk SMA diseluruh dunia yang berbakat dalam bidang fisika. International Physics Olympiad (IPhO) International Physics Olympiad (IPhO) adalah suatu kompetisi Fisika internasional untuk SMA diseluruh dunia yang berbakat dalam bidang fisika. Indonesia pertama kali mengikuti tahun 1993 yang diselenggarakan di Amerika Serikat dan sejak itu Indonesia tercatat sebagai anggota IPhO. Indonesia akan terus mengikuti ajang kompetisi tersebut. Tujuan Menumbuhkembangkan suasana kompetitif yang sehat dikalangan siswa SLTA, antarsekolah, antarkabupaten/kota, antarprovinsi, tingkat nasional maupun internasional Meningkatkan wawasan pengetahuan, kemampuan, kreatifitas, serta menanamkan sikap disiplin ilmiah serta kerja keras para remaja untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Proses Seleksi Seleksi peserta dilakukan melalui mekanisme seleksi dari sekolah, kabupaten/kota, propinsi, dan nasional (melalui Olimpiade Sains Nasional). Pembinaan Pembinaan tahun 2004 ini dilakukan pada siswa hasil seleksi OSN tahun 2003. Pelaksanaan Pembinaan Peserta International Physics Olympiad (IPhO) di bina oleh Tim Olimpiade Fisika Indonesia (TOFI) di Kelapa gading Blok BH 10 No. 5 Gading Serpong, Tanggerang, Banten mulai tanggal 3 Februari s.d. 3 Agustus 2004 (6 bulan). Peserta pembinaan adalah 10 siswa-siswa terbaik yang sudah terseleksi pada pembinaan sebelumnya. Melalui pembinaan, siswa diseleksi lagi menjadi 5 orang mengikuti pembinaan tahap berikutnya yang dilaksanaka tanggal 10 Mei s.d. 14 Juli. Pola pembinaan dengan pemusatan latihan (traning centre) adalah pola pembinaan yang digunakan oleh negara-negara yang meraih emas pada tiap olimpiade seperti Cina, Rusia, Amerika Serikat , Iran . Dengan training centre ini siswa-siswa dipacu dalam belajar selama 12 jam. Dari jam 08.00 WIB s.d. 24.00 WIB. Untuk mengetahui sampai sejauhmana kemampuan siswa-siswa tersebut, diadakan ujicoba ke ITB, UGM. Dalam menghadapi IPhO 2004 di Pohang Korea Selatan pada tanggal 15 s.d. 23 Juli 2004, 10 Calon peserta tersebut masuk dalam pembinaan khusus mulai bulan 3 Februari s.d. 3 Agustusi 2004 (6 bulan). Selain mengikuti IPhO di Korea Selatan, pada peserta tersebut diikutsertakan pula pada APhO yang akan berlangsung di Hanoi Vietnam , pada tanggal 24 April s.d. 4 Mei 2004. Pembinaan untuk IPhO Tahun 2005 di Polandia Pembinaan tahap Pertama hasil Olimpiade Sains Nasional adalah membina siswa-siswa yang berprestasi pada Ajang Kompetisi Tingkat Nasional di Pekanbaru, Riau sebanyak 35 peserta. Pada pembinaan ini siswa-siswa dipersiapkan untuk ajang kompetisi tingkat Internasional Physics Olympiad (IPhO) tanggal 15 s.d. 22 Juli 2005 di Polandia Mexico. Dari pembinaan terhadap 35 siswa, 12 siswa telah dinyatakan lolos untuk mengikuti pembinaan berikutnya. Prestasi Tim Olimpiade Fisika Indonesia Pohang, Korea Selatan Dengan telah dibinanya siswa-siswa secara intensip dengan (training centre) Indonesia meraih: IPhO meraih: 1 emas, 1 perak, 1 Perunggu dan 2 Honorable Mention APhO meraih: 2 Honorable Mention

 

Satu Emas, Tiga Perunggu dari Tim TOKI

Ditulis oleh Administrator

2008-09-20


Senin (25/8), tim TOKI (Tim Olimpiade Komputer Indonesia) dengan pesawat Singapore Airlines, tiba di Bandara Internasional Soerkarno Hatta pukul 18:05. Peserta TOKI memperoleh satu emas, dan tiga perunggu. Perolehan medali ini merupakan kado spesial di hari Kemerdekaan RI yang ke-63. Kedatangan mereka disambut dengan kalungan bunga melati dan mawar oleh Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Atas, Dr. Sungkowo M beserta staf Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas, Departemen Pendidikan Nasional. Persembahan satu medali emas dan tiga perunggu oleh Tim Olimpiade Komputer Indonesia, berhasil diraih dalam laga International Olympiad on Informatics (IOI) ke 20 di Kairo, Mesir. Kompetisi ini berlangsung pada 14-23 Agustus, di Mubarok City (60 kilometer dari Kairo). Medali emas berhasil direbut oleh Irvan Jahja, siswa kelas XII, SMA Aloysius I, Bandung. Sedangkan tiga medali perunggu diraih oleh Reinardus Surya Pradhitya, siswa kelas XII SMA Kolese Kanisius, Jakarta Pusat, Risan, siswa kelas XII SMAN I Tanggerang dan Listiarso Wastuargo, siswa SMAN III Yogyakarta.

 

Olimpiade Sains Nasional 2008

Ditulis oleh Admin

2008-06-12


Setelah pelaksanaan Olimpiade Sains tingkat kabupaten bulan April - Mei 2008, dan tingkat provinsi tanggal 2- 7 Juni 2008, sebentar lagi akan dilaksanakan Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2008 di Makassar, yang InsyaAllah akan dilaksanakan antara bulan agustus minggu ke IV sampai September minggu ke II.

Tentu saja persiapan untuk OSN berbeda dengan persiapan untuk Olimpiade Tingkat Kabupaten dan Tingkat Provinsi, karena di OSN ini yang di test tidak hanya teori, namun juga praktikum atau observasi (untuk Astronomi. Sukses! Go For Gold!!

 

Indonesia Runner-Up APhO 2008

Ditulis oleh Admin

2008-06-12


Di APho Mongolia, 2008- TOFI berhasil merebut tiga medali emas, satu perak, satu perunggu, dan empat penghargaan Honorable Mention.

Medali emas direbut oleh Adam Badra Cahaya dari SMAN 1 Jember dengan nilai 41,3 dari maksimum 50 point. Rudy Handoko Tanin dari SMA Sutomo 1 Medan dengan nilai 38,1 dan Kevin Winata dari SMAK 1 Penabur Jakarta dengan nilai 37 point. Sedangkan medali perak diraih Thomas Budi Nugraha dari SMAN 78 Jakarta dengan nilai 32,7 point dan medali perunggu diraih Tyas Kokasih dari SMA Taruna Nusantara Magelang dengan nilai 28 point. Sedangkan empat Honorable Mention diraih oleh Panji Achmari (SMAN 3 Bandung), Winson Tanputraman (SMAK 1 Penabur Jakarta), Azziz Adi Suyono (SMAN 1 Cilacap) dan Made Surya Adhiwirawan (SMAN 4 Denpasar). Honorable Mention diberikan kepada mereka yang berhasil meraih nilai separuh dari rata-rata tiga nilai peserta teratas.

 

International Biology Olympiad 2008

Ditulis oleh Admin

2008-06-12


Sabtu (29/03), diumumkan empat peserta yang lolos mengikuti International Biology Olympiad (IBO) ke-19 di Mumbay, India. Pengumuman disampaikan oleh pembina Tim Olimpiade Biologi Indonesia (TOBI), Dr. Agus Dana Permana dalam penutupan Pelatnas (Pemusatan Latihan Nasional) IBO di Wisma Balai Perguruan Putri (BPP) Kartini, Bandung. Pelatnas IBO tahap II resmi ditutup oleh Kepala Seksi Kepribadian, Sub Direktorat Kesiswaan, Drs. Saur Tampubolon MP.d.